Untuk seorang sahabat…..

May 14th, 2008 by learner-khan

Sungguh…

Aku bersyukur
sekali di anugerahi oleh-Nya seorang sahabat sepertimu…

Seorang sahabat
yang cukup tahu bagaimana seharusnya menilai sebuah arti persahabatan,

…bagaimana
seharusnya menjadikan sebuah persahabatan menjadi bernilai di sisi-Nya,

…, bagaimana
seharusnya menjadikan sebuah persahabatan menjadi bermanfaat bagi sesama….

Trimakasih Tuhan
yang tlah menganugrahkan persahabatan ini dengan takdir-Mu…

Trimakasih
Sahabatku yang tlah men-save namaku
dalam folder sahabatmu dengan file ekstensi ”sahabat” dengan segala makna
terbaik yang terkandung dalam kata sederhana itu…

Alhamdulillah Ya
tuhan…, Trimakasih sahabatku……

Jogja, 9 Mei 2007 @ 1.46 am,

Kemana kau wahai sahabatku…?

May 14th, 2008 by learner-khan

“Hey…!mau kemana
kau? Jangan lari!
Jangan
sembunyi! Jangan pergi! Aku kan tetap mencarimu! Ya …, aku akan tetap
mencarimu…,mengejarmu…, walau sampai lubang semut! Sekali lagi…, aku akan
tetap mencarimu…setelah kehangatan
ukhuwah yang dengan tulus  tlah kau
berikan padaku sehangat mentari pagi, sesejuk embun pagi …., setelah
beratus-ratus SKS mata kuliah kedewasaan, mata kuliah kebijaksanaan, mata
kuliah kemandirian, mata kuliah kesabaran dan masih banyak mata kuliah
kehidupan yang lain tlah kau ajarkan padaku di universitas ’membangun
peradaban’…., ku kan tetap mencarimu,… ya…, ku kan tetap mencarimu…,
hanya sekadar silaturahim sederhana…, hanya sekedar tuk mengucap ’kaifa
imanuka  ukhty?’…, hanya sekedar
memastikan bahwa aku akan  tetap
mendengar jawaban ’Ya!’ dengan mantab darimu ketika ku bertanya kepadamu
’masihkah kau masih bergabung dengan kafilah syuhada itu saudariku?’……..” (’tuk  sahabatku  yang dulu  berjuang bersama di korfak mipa  ugm, yang skarang  ku tak tahu di belahan bumi mana  dikau berjoeang….)

 (Bumi Jihad
Jogja, 28 Februari 2007)

 

Sang Pengelana

June 4th, 2007 by learner-khan

Pengelana……,

Mengelana di dunia mayapada….,

tidak untuk melempari galaksi agar bintang runtuh….,

tidak untuk mengais-ngais bumi ‘tuk mencari emas permata dan mengunyahnya demi mengisi hari dengan sebuah ketololan….,

tetapi…..,

‘tuk mengisi hari-harinya dengan benih-benih nirwana.